Studi Kelayakan: Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maja Lebak Sangat Mendesak

Wabup Lebak Amir Hamzah berbicara di depan peserta studi kelayakan pembangunan RSUD Maja di Lebak, Banten. (Foto: Dok Prokopim Lebak via RRI.co.id)

SEKITARMAJA.COM, MAJA – Pemerintah Kabupaten Lebak terus mempersiapkan pembangunan RSUD Maja. Persiapan ini memasuki tahap penting dengan diserahkannya laporan akhir studi kelayakan pada Senin (17/11/2025) yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati, Amir Hamzah. Demikian dilaporkan oleh laman rri.co.id pada Selasa (18/11).

Studi tersebut menyimpulkan bahwa pembangunan rumah sakit baru di wilayah tengah dan utara Lebak sangat mendesak. Alasannya adalah pertumbuhan penduduk dan tingginya kebutuhan layanan kesehatan di daerah tersebut.

BACA JUGA: Inilah 3 Calon Lokasi Rumah Sakit Umum di Maja

Lanjut ke Rencana dan Biaya

Amir Hamzah menekankan bahwa studi ini adalah dasar perencanaan yang matang, bukan sekadar formalitas. RSUD Maja nantinya diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk berobat.

Dengan selesainya studi kelayakan ini, pemerintah daerah kini siap melanjutkan ke tahap perencanaan teknis dan pembiayaan yang lebih detail.

Sebelumnya pada April 2024, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Lebak, Ajis Suhendi menyatakan pembangunan RSUD di Maja mendesak karena jumlah penduduknya makin bertambah dan memerlukan penambahan fasilitas kesehatan yang memadai.

Untuk menunjukkan keseriusan itulah, pembangunan RS kemudian dimasukkan ke Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Kabupaten Lebak tahun 2025-2045.

BACA JUGA: Pj Bupati Lebak: “Pemkab Lebak Akan Bangun Rumah Sakit Umum di Maja”

Pelipur Lara Warga Maja

Berita ini setidaknya menjadi ‘pelipur lara’ bagi warga Maja yang telah bermukim di wilayah tersebut mengingat Maja tidak lagi menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam daftar prioritas pembangunan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Maja dianggap belum memenuhi kriteria sebagai wilayah prioritas pembangunan oleh pemerintahan sekarang berdasarkan 3 faktor pertimbanga yakni belum ada masalah besar dalam hal kapasitas dan daya dukung lingkungan, pertumbuhan ekonomi Maja masih belum setinggi wilayah lain, dan tingkat urbanisasi Maja belum tinggi (masih belum banyak orang bersedia pindah ke Maja). (*/)

BACA JUGA: Mengapa Maja Tak Masuk Daftar 50 Kota Prioritas Kementerian Pekerjaan Umum 2025?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top