SEKITARMAJA.COM, MAJA – Masih ingatkah Anda dengan rencana Proyek Jalur Pedestrian/ Pejalan Kaki yang pernah diumumkan September 2024? Hampir setahun berselang, perkembangan proyek tersebut belum diketahui secara pasti.

Meski pada bulan September 2024 telah dilakukan penertiban pedagang kaki lima di sekitar area pintu masuk Stasiun Maja sebagai langkah awal membangun jalur pedestrian tersebut, kini pada Juli 2025 area yang sama kembali penuh dengan pedagang kaki lima. Tidak tampak juga dimulainya pengerjaan proyek jalur pejalan kaki di sekitarnya.
Hal ini sangat disayangkan karena jika terwujud, jalur pejalan kaki tersebut bisa membuat akses warga Citra Maja City ke Stasiun Maja lebih nyaman dan aman mengingat jalan raya Maja-Koleang kerap dibuat macet oleh truk-truk berukuran besar pengangkut tanah ke pantai utara.
Sebagai kawasan yang digadang-gadang pemerintah akan menjadi sebuah kota baru, Maja sudah seharusnya memiliki akses menuju jaringan transportasi umum menuju ke pusat aktivitas ekonomi (baca: Jakarta) yang jauh lebih tertata dan layak.
Sebagai perbandingan, kita bisa melihat bagaimana penataan jalur pejalan kaki di Stasiun Jurangmangu dan Stasiun Cisauk yang difasilitasi pihak swasta. Bahkan kini Stasiun Tenjo akan ikut menyusul memiliki jalur pejalan kaki yang sama.
Saat ini, baru tersedia 4 shuttle bus berbayar yang hanya melayani warga klaster-klaster perumahan Citra Maja City. (*/)