
SEKITARMAJA.COM, MAJA – Natal 2025 menjadi Natal pertama yang bisa dirayakan oleh umat kristiani (Kristen Protestan) di wilayah Maja terutama Citra Maja City dan sekitarnya. Hal ini dimungkinkan setelah Gereja Bersama di lingkungan perumahan tersebut selesai dan siap digunakan sejak Agustus 2025 lalu.
Gereja Bersama CMC ini adalah gereja pertama yang didirikan di wilayah Kabupaten Lebak sejak tahun 1945. Menurut peneliti Human Rights Watch Andreas Harsono, dari rentang waktu 1945 hingga sebelum turunnya izin pembangunan gereja ini, tidak ada izin pembangunan gereja yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat. Maka dari itu, Gereja Bersama CMC bisa dikatakan istimewa.
Sebagaimana kita ketahui, di tahun 2022 silam bupati kala itu Iti Octavia Jayabaya yang juga kakak kandung bupati saat ini Hasbi Jayabaya sempat melarang perayaan Natal di sebuah gelanggang olahraga di Citra Maja City.
Alasan yang diberikan pada umat Kristen ialah mereka seharusnya beribadah di gereja warisan Belanda yang “terdaftar” di Rangkasbitung yang jaraknya relatif jauh dari Maja.
Larangan ini diduga sebagai tanggapan atas kekhawatiran kelompok Muslim garis keras terhadap pertumbuhan kelompok belajar Alkitab yang sangat cepat di Maja. Demikian tulis Harsono dalam tulisannya di The Jakarta Post.
Gereja Bersama CMC terwujud berkat adanya kerjasama antara developer Ciputra dan pemerintah setempat. Gereja tersebut juga turut diresmikan oleh Menag Nasarudin Umar Kamis 25 September 2025.
Uniknya, Gereja Bersama CMC menjadi rumah ibadah bagi 20 denominasi (aliran) Kristen Protestan dengan jadwal peribadatan yang berbeda-beda. Hal ini jarang ditemui di Indonesia karena kebanyakan denominasi-denominasi ini memiliki rumah ibadah terpisah.
Di sebelah Gereja Bersama ini, juga sedang dibangun Gereja Katholik Maria Rosa Mystica. Dengan demikian, genap ada 4 rumah ibadah di Citra Maja City: Masjid Al Ikhlas di Citra Maja City 1, Masjid Ar-Rahman di Citra Maja City 2, Gereja Bersama dan Gereja Katholik Maria Rosa Mystica di Citra Maja City 2. (*/)
