
SEKITARMAJA.COM, MAJA – Selama sepekan terakhir aksi unjuk rasa terjadi di sejumlah kota besar dan kecil di Indonesia. Namun, kabar baiknya di Kota Baru Maja Kabupaten Lebak kondisi masih terbilang kondusif setidaknya sejak tanggal 25 Agustus 2025 lalu hingga tulisan ini ditayangkan Rabu ini (3/9).
Sebagaimana kita ketahui bersama, Jakarta dikoyak oleh para demonstran yang berjibaku dengan aparat, hingga akhirnya mencapai puncaknya saat 28 Agustus 2025 lalu saat seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan tewas dilindas kendaraan taktis lapis baja yang dikemudikan oleh anggota Korps Brigade Mobil (Brimob).
Kondisi Maja yang aman selama gejolak di sejumlah kota di Indonesia belakangan ini ditegaskan oleh Thedy yang menjalankan bisnis baksonya di Citra Maja City.
“Aman saja di sini,” ungkap Thedy saat ditanya sekitarmaja.com Rabu malam (3/9) di rukonya. Tampak rukonya masih buka hingga malam hari seperi biasa.
Aktivitas warga Maja juga tampaknya relatif tidak terpengaruh oleh munculnya isu bakal meletus kerusuhan berbau SARA seperti yang pernah terjadi pada tahun 1998.
Toko-toko dan warung makan di Ruko Legian Citra Maja City misalnya masih beroperasi sebagaimana biasa dan melayani sejumlah pelanggan pada Sabtu malam (30/8).
Bahkan Cukur Cicip, yang menyediakan sewa meja biliar dan tempat makan serta terapi pijat, masih menyediakan karaoke gratis untuk sejumlah pengunjung yang sedang bersantai menikmati suasana malam Minggu yang diguyur hujan rintik.
Terapis Cukur Cicip Risman mengatakan dirinya masih menerima pelanggan pijat malam itu hingga dini hari.
“Nanti malam masih ada orang mau pijit juga,” tuturnya pada sekitarmaja.com Sabtu malam (30/8).
Kantor Polsek Maja juga tampak lengang. Menurut hasil pantauan sekitarmaja.com, tidak ada aksi unjuk rasa di lokasi tersebut sebagaimana yang telah muncul di kota-kota lain.
Meski pada Sabtu malam (30/8) sempat terjadi unjuk rasa ricuh di Ciceri Kota Serang, secara umum Lebak khususnya dan Provinsi Banten pada umumnya memang masih terbilang aman dan stabil. Kota Serang sendiri terbilang cukup jauh dari Maja. Sekitar 1,5 jam untuk mencapai Serang dari Maja.
Sementara itu, Rangkasbitung yang berjarak 20 km (bisa ditempuh dengan waktu cuma 30 menit dari Maja) juga dikabarkan relatif aman meski sempat diisukan akan ada unjuk rasa hingga sejumlah sekolah mengganti proses belajar mengajar dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Namun demikian, bukan berarti Maja bebas dari masalah. Isu lalu lalangnya truk tanah di luar jam operasionalnya yang resmi masih menjadi masalah besar bagi warga Maja. (*/)