TK Daarut Tauhid Citra Maja City: Fokus pada Akhlak dan Kebahagiaan Anak di Masa Emas Pertumbuhan

TK Daarut Tauhid Citra Maja City mulai beroperasi sejak Juli 2025 lalu. (Foto: Sekitarmaja.com)

SEKITARMAJA.COM, Maja – Taman Kanak-Kanak (TK) Daarut Tauhid (DT) Citra Maja City, yang terletak di Kec. Maja, Kab. Lebak, resmi memulai perjalanannya dalam dunia pendidikan anak usia dini sekitar satu setengah bulan yang lalu. 

Di bawah pimpinan Muh. Iqbal, sekolah bernuansa islami ini telah membuka pendaftaran untuk angkatan pertamanya yang terdiri dari 15 siswa, terbagi dalam 9 anak di kelas TK A dan 6 anak di kelas TK B.

Yang membedakan TK DT dari kebanyakan taman kanak-kanak lainnya adalah komitmennya pada pendekatan pendidikan yang holistik, dengan penekanan utama pada pembentukan akhlak mulia (akhlakul karimah) sebelum aspek akademik.

Rutinitas Pagi Menyenangkan dan Bermakna

Jam belajar di TK DT terhitung lebih panjang, yaitu dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Uniknya, hari anak-anak tidak langsung dimulai dengan pelajaran formal. Setibanya di sekolah, mereka justru diizinkan untuk bermain sepuasnya selama 30 menit pertama di area bermain dalam ruangan.

“Jadi pas datang nggak langsung belajar, supaya anak-anak hepi dulu,” terang Iqbal, menjelaskan filosofi sederhana namun penting di balik kebijakan ini. Pendekatan ini bertujuan menciptakan suasana positif dan menyenangkan, sehingga anak-anak lebih siap untuk menerima pelajaran.

Setelah waktu bermain usai, kegiatan dilanjutkan dengan pembiasaan nilai-nilai islami seperti salat Duha, berdoa bersama, dan mendengarkan lantunan Asmaul Husna. Baru setelah itu, para guru mulai mengajar membaca menggunakan buku Iqra’, menghafal surat-surat pendek Juz 30, serta doa-doa harian.

Ruang bermain dalam ruangan di TK Daarut Tauhid Citra Maja City. (Foto: Sekitarmaja.com)

Penanaman Akhlak sebagai Prioritas Utama

Setelah istirahat, baru diajarkan materi inti yang mendukung perkembangan psikomotorik dan kognitif anak di masa emas pertumbuhan mereka. Namun, yang paling menarik adalah ritual sebelum pulang. Anak-anak tidak langsung diperbolehkan pulang, melainkan diberikan sesi refleksi singkat.

Dalam sesi ini, guru memberikan pesan-pesan ringkas agar anak-anak mau mempraktikkan hal-hal baik yang telah dipelajari hari itu kepada orang tua dan saudara di rumah. Hanya dalam waktu kurang lebih satu bulan, pihak sekolah sudah menerima laporan positif dari orang tua mengenai perkembangan akhlak, karakter, dan kecerdasan anak-anak mereka.

“Tujuan utama pendidikan di TK DT ini adalah tercapainya akhlak yang baik (akhlakul karimah). Aspek akademik juga penting, tetapi itu bukan yang utama,” tegas Iqbal.

Sinergi antara Sekolah dan Orang Tua

Untuk mewujudkan visi tersebut, TK DT Citra Maja City bekerjasama erat dengan setiap orang tua siswa. Di awal tahun ajaran ini, sekolah ini mengadakan seminar parenting yang menghadirkan Gatot Kunta Kumara, S.T.,M.M selaku Ketua Pengurus Yayasan Daarut Tauhiid Rahmatan Lil ‘Aalamiin. Angkat tema “Mengatasi Masalah Perilaku Anak”, seminar yang digelar 30 Agustus 2025 lalu tersebut wajib dihadiri oleh seluruh wali murid. Tujuannya adalah untuk menyelaraskan pola asuh di rumah dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah.

“Hal ini dilakukan agar guru dan orang tua bisa memiliki satu visi yang sama dalam mendidik anak-anak mereka,” ungkap Iqbal yang telah mempersiapkan operasional TK ini sejak Januari 2025 lalu.

Saat ini, proses belajar mengajar didukung oleh tiga orang guru perempuan yang berdedikasi. Dengan kombinasi antara kurikulum yang terstruktur, pendekatan yang menyenangkan, dan kemitraan yang kuat dengan keluarga, TK Daarut Tauhid Citra Maja City bertekad untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top