{"id":3086,"date":"2026-09-23T07:10:24","date_gmt":"2026-09-23T00:10:24","guid":{"rendered":"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=3086"},"modified":"2026-09-23T07:10:27","modified_gmt":"2026-09-23T00:10:27","slug":"tekor-di-jalan-isu-utama-warga-maja-yang-bekerja-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=3086","title":{"rendered":"Tekor di Jalan, Isu Utama Warga Maja yang Bekerja di Jakarta"},"content":{"rendered":"\n<p>SEKITARMAJA.COM, MAJA &#8211; Jika di daerah permukiman lain, masalah utamanya adalah banjir, legalitas, dan pengembang &#8216;nakal&#8217;, Maja memiliki masalah unik: warganya yang bekerja di Jakarta harus menerima kenyataan waktu mereka habis di perjalanan pergi-pulang ke kantor. Durasi total waktu perjalanan yang dihabiskan warga bisa bervariasi, dari total 90 menit (Maja-BSD), hingga 4 jam (Maja-Jakarta Utara) setiap harinya. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagaimana dilaporkan oleh <a href=\"https:\/\/www.kompas.id\/artikel\/somersaults-to-reach-the-dream-house\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">Kompas.com<\/a> hari Minggu lalu (20\/9\/2026), seorang warga Maja yang bekerja sebagai pegawai swasta bernama <strong>Nur Asri<\/strong> (42). Sebelum membeli rumah di Maja, ia menyewa rumah sejak 2015 di ibu kota. Begitu ia ingin memiliki rumah, survei pun ia lakukan dan pilihan jatuh pada area Maja, Lebak yang menurutnya bisa memenuhi kebutuhannya atas rumah yang layak, bebas banjir, memiliki garasi mobil, dan harganya terjangkau. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1276\">5 Alasan Utama kenapa Sebagian Warga Maja Belum Ber-KTP Maja<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_73 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=3086\/#Cemas_Legalitas\" title=\"Cemas Legalitas\">Cemas Legalitas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=3086\/#Potensi_Pengeluaran_Ekstra\" title=\"Potensi Pengeluaran Ekstra\">Potensi Pengeluaran Ekstra<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=3086\/#Bekerja_di_Maja_sebagai_Solusi\" title=\"Bekerja di Maja sebagai Solusi\">Bekerja di Maja sebagai Solusi<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cemas_Legalitas\"><\/span>Cemas Legalitas <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Di sekitar Jakarta, rumah dambaan Nur mungkin ada tetapi lokasinya ada di gang-gang sempit yang legalitasnya dipertanyakan. Aspek kelayakan dan kesehatan juga diragukan sebab jarak antarrumah demikian sempit, sampai sinar matahari tidak bisa menjangkau masuk ke dalam rumah. Hal ini terdengar remeh tetapi sangat penting bagi kesehatannya sebagai penghuni.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai konsekuensi dari keputusannya tinggal di Maja, kini Nur Asri mesti menikmati perjalanan Commuterline sepanjang 60 kilometer setiap hari ke tempat kerja. Di jam sibuk, waktu total perjalanan Maja-Jakarta yang harus ia lakoni bisa mencapai lebih dari 4 jam. Jadi sekali pergi atau pulang bisa makan waktu lebih dari 2 jam.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1662\">Resmi Ganti Nama Menjadi \u201cCitra Maja City\u201d, Pengembang Terus Siapkan Maja Menjadi Kot<\/a>a Mandiri<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Potensi_Pengeluaran_Ekstra\"><\/span>Potensi Pengeluaran Ekstra<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Masalah-masalah yang kini ia harus hadapi ialah saat Commuterline jurusan Rangkasbitung mengalami gangguan layanan. ia bisa terdampar di Jakarta dan harus memakai sepeda motor atau ojek daring untuk sampai rumahnya. Ongkosnya bisa sampai Rp500.000 sekali jalan. Kantor tentu tidak menanggung pengeluaran ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Opsi lain, ia bisa menginap rumah teman di Jakarta tetapi tentu ia harus menyiapkan ongkos menginap berupa sejumlah uang untuk mentraktir makan sang pemilik rumah. Apalagi pekerjaannya kadang mengharuskannya lembur malam sehingga ia kerap ketinggalan jadwal kereta terakhir menuju Maja. Ini menjadi pengeluaran tambahan yang cukup merepotkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditanya mengenai rasanya menjalani kehidupan seperti ini, Nur Asri berkomentar bahwa dirinya sadar inilah konsekuensi dari keputusannya tinggal di Maja, Lebak yang jauh dari pusat ekonomi di Jakarta. &#8220;Kini saya dalam tahap menikmati ketidaknyamanan kecil menaiki kereta commuterline,&#8221; ujarnya melalui laman Kompas.com.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1372\">Dari TK Hingga SMA, Inilah Fasilitas Pendidikan di Citra Maja City<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bekerja_di_Maja_sebagai_Solusi\"><\/span>Bekerja di Maja sebagai Solusi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Masalah yang dialami Nur Asri di atas bisa diatasi dengan bekerja di Maja. Namun, harus diakui bahwa ketersediaan lapangan kerja di Maja masih sangat terbatas. Pun jika ada, estimasi pendapatan masih jauh tertinggal dari Jakarta sebagai pusat segala aktivitas ekonomi negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga kini, lapangan kerja yang tersedia di Maja masih didominasi sektor konstruksi, mengingat area permukiman yang masih terus berkembang. Ditambah saat ini masih berlangsung sebuah proyek strategis nasional dari PT\u00a0Wijaya Karya\u00a0(Persero) Tbk (WIKA). Pembangunan <a href=\"https:\/\/www.metrotvnews.com\/read\/bmRCY4Eo-pembangunan-sistem-air-baku-karian-serpong-dikebut-kelar-agustus-2027\" title=\"\">proyek Karian Dam\u2013Serpong Water Conveyance System (KSCS) Package 3<\/a> ini masih berlangsung hingga saat ini. Target penyelesaian proyek masih sekitar setahun lagi, yakni 3 Agustus 2027.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian ada juga sektor pendidikan. Karena populasi Maja yang didominasi keluarga muda dengan anak-anak usia sekolah, perkembangan sektor pendidikan di sini relatif makin bergairah dari tahun ke tahun. Hal ini ditandai dengan munculnya sejumlah sekolah dari tingkat prasekolah, TK, hingga SMA\/SMK dan lembaga pendidikan informal sebagai penyokongnya. (*\/)<\/p>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1407\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">BACA JUGA: Daftar TK\/PAUD di Maja, Lebak<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKITARMAJA.COM, MAJA &#8211; Jika di daerah permukiman lain, masalah utamanya adalah banjir, legalitas, dan pengembang &#8216;nakal&#8217;, Maja memiliki masalah unik: warganya yang bekerja di Jakarta harus menerima kenyataan waktu mereka habis di perjalanan pergi-pulang ke kantor. Durasi total waktu perjalanan yang dihabiskan warga bisa bervariasi, dari total 90 menit (Maja-BSD), hingga 4 jam (Maja-Jakarta Utara)&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[1585,1587,1588,8,1583,1586,1584],"class_list":["post-3086","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-terkini","tag-hidup-di-maja-lebak","tag-kelebihan-maja-lebak","tag-keuntingan-tinggal-di-maja-lebak","tag-maja-lebak","tag-masalah-warga-maja-lebak","tag-rumah-di-maja-lebak","tag-tinggal-di-maja-lebak"],"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"","uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"pubnews-featured":false,"pubnews-list":false,"pubnews-thumb":false,"pubnews-small":false,"pubnews-grid":false},"uagb_author_info":{"display_name":"sekitarmaja.com","author_link":"https:\/\/sekitarmaja.com\/?author=1"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"SEKITARMAJA.COM, MAJA &#8211; Jika di daerah permukiman lain, masalah utamanya adalah banjir, legalitas, dan pengembang &#8216;nakal&#8217;, Maja memiliki masalah unik: warganya yang bekerja di Jakarta harus menerima kenyataan waktu mereka habis di perjalanan pergi-pulang ke kantor. Durasi total waktu perjalanan yang dihabiskan warga bisa bervariasi, dari total 90 menit (Maja-BSD), hingga 4 jam (Maja-Jakarta Utara)...","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3086","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3086"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3086\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3087,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3086\/revisions\/3087"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3086"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3086"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3086"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}