{"id":1276,"date":"2024-03-25T04:41:53","date_gmt":"2024-03-25T04:41:53","guid":{"rendered":"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1276"},"modified":"2024-08-09T00:42:59","modified_gmt":"2024-08-08T23:42:59","slug":"5-alasan-utama-kenapa-sebagian-warga-maja-belum-ber-ktp-maja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1276","title":{"rendered":"5 Alasan Utama kenapa Sebagian Warga Maja Belum Ber-KTP Maja"},"content":{"rendered":"\n<p>MAJA, SEKITARMAJA.COM &#8211; Dibandingkan dengan kota-kota satelit penyangga Jakarta yang tak lagi menjadi ibu kota, seperti Bumi Serpong Damai atau Cisauk, bisa dikatakan perkembangan Maja memang relatif lambat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagaimana sudah dirangkum oleh sekitarmaja.com dalam tulisan \u201c<a href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=972\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Sejarah Kota Mandiri Maja di Lebak, Banten<\/a>\u201d 8 Januari 2024 lalu, Maja sudah menjadi bagian rencana pengembangan kota baru sejak dekade 1990-an, zaman pemerintahan Orde Baru saat negara ini masih berada di bawah kepemimpinan Presiden Suharto.<\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, rencana pengembangan Maja sebagai kota baru tersendat oleh badai krisis multidimensi 1998 dan cukup lama terbengkalai. Geliatnya baru terasa kembali pada tahun 2010-an. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurut catatan, Citra Maja Raya sendiri baru secara aktif dipasarkan sekitar tahun 2014-2015. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, bisa dikatakan realisasi Maja sebagai kota mandiri baru tak semulus yang dibayangkan para penggagasnya dahulu.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_73 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1276\/#Rumah_Banyak_Penghuni_Sedikit\" title=\"Rumah Banyak, Penghuni Sedikit\">Rumah Banyak, Penghuni Sedikit<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1276\/#%E2%80%98Buta_Prosedur_dan_Sibuk_Kerja\" title=\"\u2018Buta\u2019 Prosedur dan Sibuk Kerja\">\u2018Buta\u2019 Prosedur dan Sibuk Kerja<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1276\/#Rumah_sebagai_Instrumen_Investasi\" title=\"Rumah sebagai Instrumen Investasi\">Rumah sebagai Instrumen Investasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1276\/#Lesunya_Ekonomi_Nasional_dan_Global\" title=\"Lesunya Ekonomi Nasional dan Global\">Lesunya Ekonomi Nasional dan Global<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/sekitarmaja.com\/?p=1276\/#Pendidikan_Anak\" title=\"Pendidikan Anak\">Pendidikan Anak<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumah_Banyak_Penghuni_Sedikit\"><\/span><strong>Rumah Banyak, Penghuni Sedikit<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebuah artikel berjudul \u201c<a href=\"https:\/\/banten.idntimes.com\/news\/banten\/muhammad-iqbal-15\/jadi-kota-baru-penduduk-maja-di-lebak-tak-bertambah-signifikan?page=all\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jadi Kota Baru, Penduduk Maja di Lebak Tak Bertambah Signifikan<\/a>\u201d yang ditayangkan oleh idntimes.com pada Agustus 2023 lalu menyinggung soal rendahnya angka penduduk baru di wilayah Maja yang sudah dikembangkan oleh sejumlah pengembang besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Muhammad Iqbal sebagai penulis artikel tersebut berargumen bahw mutasi data kependudukan ke wilayah Maja tergolong \u201ctidak signifikan\u201d. Secara lebih rinci, ia mengutip data milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kab. Lebak di Kec. Maja. Ditemukan angka 976 warga yang mutasi ke Maja dari bulan April 2022 hingga Juni 2023.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang aneh, malah terjadi lebih banyak mutasi kependudukan ke area Rangkasbitung, Cibadak, dan Malingping, 3 area yang sama sekali bukan konsentrasi pembangunan kota baru. Angka mutasi kependudukan 3 area tersebut berturut-turut ialah 2719, 1098, dan 1051. Wajar jika 976 dianggap rendah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"%E2%80%98Buta_Prosedur_dan_Sibuk_Kerja\"><\/span>\u2018Buta\u2019 Prosedur dan Sibuk Kerja<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Alasan pertama orang enggan pindah dan menetap ke Maja sebagai penduduk permanen menurut penelusuran idntimes.com ialah karena masih ada sebagian warga yang belum tahu alur pengurusan data mutasi kependudukan ini di wilayah Maja, Lebak.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini bisa dimaklumi karena mayoritas warga penghuni rumah baru di Maja ialah kaum pekerja di Jakarta, yang sibuk di hari-hari kerja dan cuma memiliki waktu luang di akhir pekan. Mengurus mutasi kependudukan sendiri mengharuskan mereka meminta izin cuti kerja di kantor selama minimal sehari.  Itu karena jarak yang ditempuh ke kantor Dukcapil setempat relatif jauh.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, ada rasa malas dari warga untuk menjalani prosedur cabut berkas yang tentu bisa memakan biaya lagi. Padahal tentunya mereka ingin menghemat biaya hidup dengan kondisi ekonomi seperti saat ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Rumah_sebagai_Instrumen_Investasi\"><\/span>Rumah sebagai Instrumen Investasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Alasan berikutnya ialah sebagian besar rumah di perumahan-perumahan Maja terutama Citra Maja Raya masih kosong karena pemiliknya membeli dengan tujuan berinvestasi jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka membeli rumah-rumah murah di Maja dengan maksud dijadikan alat untuk mendapat keuntungan jika nantinya daerah ini sudah lebih ramai dan menguntungkan secara komersial seperti BSD maupun Alam Sutera. <\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, mereka ini masih lebih banyak tinggal di hunian mereka di area Jakarta, Tangsel, BSD atau Bekasi dan cuma di akhir pekan atau sesekali saja memeriksa rumah mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena <em>mindset<\/em> <strong><em>wait-and-see<\/em><\/strong> seperti inilah, kota mandiri Maja menjadi agak lebih lambat berkembang. Orang saling menunggu untuk menggerakkan perekonomian tetapi enggan untuk turun membangun perekonomian di wilayah ini dengan tinggal dan beraktivitas di dalamnya. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah bersama baik bagi pengembang, pemerintah setempat, dan warga pemilik rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, tipe pemilik rumah yang seperti ini cenderung suka menyewakan saja unit rumahnya dengan murah atau menjualnya dengan keuntungan tipis saat butuh dana segar secepatnya. Tarifnya bisa Rp6 juta per tahun saja untuk sewa satu rumah utuh yang sudah bisa ditinggali langsung (<em>full furnished<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Lesunya_Ekonomi_Nasional_dan_Global\"><\/span>Lesunya Ekonomi Nasional dan Global <span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Tak bisa disangkal bahwa apa yang terjadi di Maja juga imbas dari kondisi ekonomi dalam negeri dan dunia yang sedang \u2018kurang darah\u2019. <\/p>\n\n\n\n<p>Tercatat ada rentetan konflik geopolitik yang memicu ketidakstabilan ekonomi dari perang Ukraina-Rusia hingga genosida Palestina oleh Israel. Belum lagi tahun politik 2024 saat Pemilu presiden dan wakil presiden serta para calon legislatif. Semua peristiwa ini membuat orang menahan diri untuk mengeluarkan uang dan cenderung menabung demi berjaga-jaga supaya tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar apabila kondisi makin memburuk. <\/p>\n\n\n\n<p>Pelemahan ekonomi juga membuat sejumlah perusahaan dan tech startups di Indonesia memecat karyawan-karyawannya. Tercatat selama 2022 ada GoTo, Sayurbox, Ruangguru, Shopee Indonesia, Glints, Oyo, Ajaib yang sudah merampingkan jumlah karyawannya, ungkap <a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/ekonomi\/20221207204208-92-884335\/daftar-startup-yang-phk-karyawan-terbaru-glints-hingga-sayurbox\" title=\"\">cnnindonesia<\/a>.com. Belum lagi di sektor industri selain teknologi yang juga terkena dampak pelemahan ekonomi ini, misalnya industri tekstil (baca di <a href=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/news\/20231228002551-4-500767\/pabrik-bertumbangan-phk-lanjut-makan-korban-7000-an-orang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" title=\"\">cnbcindonesia.com<\/a>).<\/p>\n\n\n\n<p>Karenanya juga tak heran saat kita saksikan sebagian rumah juga terlihat menawarkan kepada pihak lain dengan skemaoper kredit KPR atau rumah akhirnya disita pihak bank pemberi KPR karena pihak pembeli rupanya tidak sanggup mencicil kembali atau menunggak cicilan bulanan sehingga makin memperparah kondisi lengang di Maja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendidikan_Anak\"><\/span>Pendidikan Anak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Terdapat sebuah kekhawatiran juga yang ditemukan oleh sekitarmaja.com dalam benak orang-orang tua dengan anak-anak usia sekolah mengenai ketersediaan sekolah bermutu di wilayah Maja.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak bisa dipungkiri bahwa sekolah-sekolah yang sudah punya mutu pendidikan di atas rata-rata, memiliki reputasi bagus, dan diakui secara luas kualitas alumninya masih terpusat di wilayah Jakarta dan Tangerang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan sistem zonasi dalam Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru yang didasarkan pada KTP orang tua dan dokumen Kartu Keluarga, para orang tua tentu enggan jika anaknya \u2018terpaku\u2019 di sekolah-sekolah Maja padahal mungkin masih ada harapan untuk mendapatkan sekolah yang lebih baik lagi di luar Maja.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga saat ini ketersediaan fasilitas pendidikan dan pengajar berkualitas berupaya diwujudkan di kota baru Maja dengan hadirnya SD-SMP-SMA Mutiara Bangsa (dan akan dibuka juga SMK-nya), SD Islam Terpadu Insan Cendekia, dan yang terkini ada Pendidikan Pra Sekolah berupa TK Little Cikal. (*\/)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAJA, SEKITARMAJA.COM &#8211; Dibandingkan dengan kota-kota satelit penyangga Jakarta yang tak lagi menjadi ibu kota, seperti Bumi Serpong Damai atau Cisauk, bisa dikatakan perkembangan Maja memang relatif lambat. Sebagaimana sudah dirangkum oleh sekitarmaja.com dalam tulisan \u201cSejarah Kota Mandiri Maja di Lebak, Banten\u201d 8 Januari 2024 lalu, Maja sudah menjadi bagian rencana pengembangan kota baru sejak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_uag_custom_page_level_css":"","_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"_uf_show_specific_survey":0,"_uf_disable_surveys":false,"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[270,50,9,271,273,272],"class_list":["post-1276","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sosial","tag-alasan-warga-maja-tidak-mutasi-ktp-maja","tag-citra-maja-2024","tag-citra-maja-raya","tag-domisili-warga-maja","tag-kenapa-enggan-pindah-ke-maja","tag-ktp-maja"],"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"","uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"pubnews-featured":false,"pubnews-list":false,"pubnews-thumb":false,"pubnews-small":false,"pubnews-grid":false},"uagb_author_info":{"display_name":"sekitarmaja.com","author_link":"https:\/\/sekitarmaja.com\/?author=1"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"MAJA, SEKITARMAJA.COM &#8211; Dibandingkan dengan kota-kota satelit penyangga Jakarta yang tak lagi menjadi ibu kota, seperti Bumi Serpong Damai atau Cisauk, bisa dikatakan perkembangan Maja memang relatif lambat. Sebagaimana sudah dirangkum oleh sekitarmaja.com dalam tulisan \u201cSejarah Kota Mandiri Maja di Lebak, Banten\u201d 8 Januari 2024 lalu, Maja sudah menjadi bagian rencana pengembangan kota baru sejak...","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1276","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1276"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1276\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1894,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1276\/revisions\/1894"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1276"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1276"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sekitarmaja.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1276"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}